Rabu | 12 Agustus 2026 15:37:24 WIB
PROFIL
Yusuf Aman Berhasil Mempertahankan Disertasinya Pada Sidang Promosi Doktor, Raih Dengan Cumlaude
RAKYATNASIONAL.COM,- Yusuf Aman Berhasil Mempertahankan Disertasinya Pada Sidang Promosi Doktor Dan Berhak Menyandang Gelar Doktor Pendidikan Agama Islam
Analisis Pendidikan Tasawuf Dalam Kitab Siyar Al-Salikin Karya Syakh Abd Al-Shomad Al- Falimbani Dan Relevansinya Dengan Pendidikan Keagamaan, disertasi tersebut mengantarkan Promovendus Yusuf Aman berhasil meraih gelar doktor Pendidikan Agama Islam, pada sidang promosi doktor Pendidikan Agama Islam, Universitas IsIam Jakarta, rabo ( 12/8/2026.)
Penelitian yang dilakukan oleh Promovendus Yusuf Aman bertujuh untuk menganalisis paradigma Pendidikan Tasawuf dalam kitab siyar al-Salikin karya Syaikh Abd Al-Shomad Al Falimbani serta merekonstruksi model Pendidikan Tasawuf yang relevan bagi pengembangan pendidikan Islam kontemporer.
"Penelitian tersebut berangkat dari kegelisahan akademik terhadap kondisi pendidikan Islam kontemporer yang cenderung mengalami ketimpangan antara pengembangan intelektual dan pembinaan spiritual. Dalam Prakteknya sistem pendidikan sering kali lebih menekankan aspek kognitif instrumental. Sementara dimensi pembinaan jiwa dan karakter spiritual belum mendapatkan perhatian yang memadai. "Ungkap Yusuf Aman
.
Dikatakan penelitian menggunakan
Pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian perpustakaan. Fakta utama bersumber dari kitab Siyar al-Salikin, sedangkan data pendukung diperoleh dari literature klasik dan kontemporer yang relevan. Sedangkan analisis data dilakukan melalui pendekatan hermeneutika filosofi Paul Ricoeur dengan tahapan analisis teks, interpretasi makna dan sintesis konseptual.
"Hasil penelitian menunjukkan Siyar al-Salikin tidak hanya memuat ajaran Tasawuf yang berorientasi pada pembinaan spiritual individual, tetapi juga mengandung struktur pedagogis yang sistematis. Struktur tersebut meliputi materi pendidikan, tujuan pendidikan, proses pembinaan, praktik nilai nilai Tasawuf, relasi guru dan murid serta implementasi pendidikan yang membentuk suatu paradigma pendidikan Tasawuf " Jelas Promovendus Yusuf Aman, rabo (12/8/2026)
"Sintesis terhadap seluruh temuan menunjukkan bahwa paradigma tersebut dibangun atas tiga pilar utama yaitu tazkiyat al-nafs sebagai proses penyucian jiwa, tahdhib al- akhlaq sebagai pembentukan karakter, dan taqarrub ila Allah /sebagai orentasi tertinggi pendidikan" Ujar Yusuf Aman (12/8/2026)
Yusuf Aman kepada awak media mengungkapkan selama ini orang menggeluti kedekatan Tasawuf Itu dari ulama Timur Tengah, kami ingin mengangkat berapa tidak ulama ulama Indonesia/Nusantara bisa mengangkat nilai Tasawuf dalam pendidikan karena selama ini saya melihat ini yang bisa merubah adalah bagaimana memasuki pelajaran pendidikan Tasawuf dalam pendidikan formal dan non formal untuk memberikan secercah harapan perbaikan perbaikan. Kedepan agar bangsa Indonesia ini bisa mengcompen pendidikan umum dan pendidikan agama khususnya fah amalan, kalau ini mendapat tempat disekolah sekolah umum formal berlahai tapi pasti Indonesia akan lebih baik keadaannya dari pada sekarang.
" Diharapkan dari disertasi ini bahwa teori teori Tasawuf bisa menjadi bahan ajar di bidang keagamaan di Indonesia yaitu di pesantren dan di majlis taklim juga lebih mempengaruhi keberagaman yang kuat spiritualnya, intelektualnya dan imannya.
Untuk sekolah umum belum direkomendasikan, boleh juga untuk dikaji untuk masuk disekolah sekolah umum minimal dimensi dimensi awal bisa masuk di mereka kemudian alur alur keberagaman yang baik untuk profesi. " Jelas Kaprodi Program Doktor Universitas Islam Jakarta, Prof. Dr. Dede Risyada. M.A.
Sidang promosi Doktor Pendidikan Agama Islam yang berlangsung di Aula Bab Al-Rusydi Kampus UIJ, tim penguji yang terdiri dari 7 orang satu antaranya penguji eksternal Prof. Dr. Ahmad Thib Raya, Guru Besar Islam Jakarta, tim tersebut menyatakan Yusuf Aman dinyatakan lulus dengan pridekat Cumlaude dan merupakan lulusan doktor Pendidikan Agama Islam
ke - 95..
Analisis Pendidikan Tasawuf Dalam Kitab Siyar Al-Salikin Karya Syakh Abd Al-Shomad Al- Falimbani Dan Relevansinya Dengan Pendidikan Keagamaan, disertasi tersebut mengantarkan Promovendus Yusuf Aman berhasil meraih gelar doktor Pendidikan Agama Islam, pada sidang promosi doktor Pendidikan Agama Islam, Universitas IsIam Jakarta, rabo ( 12/8/2026.)
Penelitian yang dilakukan oleh Promovendus Yusuf Aman bertujuh untuk menganalisis paradigma Pendidikan Tasawuf dalam kitab siyar al-Salikin karya Syaikh Abd Al-Shomad Al Falimbani serta merekonstruksi model Pendidikan Tasawuf yang relevan bagi pengembangan pendidikan Islam kontemporer.
"Penelitian tersebut berangkat dari kegelisahan akademik terhadap kondisi pendidikan Islam kontemporer yang cenderung mengalami ketimpangan antara pengembangan intelektual dan pembinaan spiritual. Dalam Prakteknya sistem pendidikan sering kali lebih menekankan aspek kognitif instrumental. Sementara dimensi pembinaan jiwa dan karakter spiritual belum mendapatkan perhatian yang memadai. "Ungkap Yusuf Aman
.
Dikatakan penelitian menggunakan
Pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian perpustakaan. Fakta utama bersumber dari kitab Siyar al-Salikin, sedangkan data pendukung diperoleh dari literature klasik dan kontemporer yang relevan. Sedangkan analisis data dilakukan melalui pendekatan hermeneutika filosofi Paul Ricoeur dengan tahapan analisis teks, interpretasi makna dan sintesis konseptual.
"Hasil penelitian menunjukkan Siyar al-Salikin tidak hanya memuat ajaran Tasawuf yang berorientasi pada pembinaan spiritual individual, tetapi juga mengandung struktur pedagogis yang sistematis. Struktur tersebut meliputi materi pendidikan, tujuan pendidikan, proses pembinaan, praktik nilai nilai Tasawuf, relasi guru dan murid serta implementasi pendidikan yang membentuk suatu paradigma pendidikan Tasawuf " Jelas Promovendus Yusuf Aman, rabo (12/8/2026)
"Sintesis terhadap seluruh temuan menunjukkan bahwa paradigma tersebut dibangun atas tiga pilar utama yaitu tazkiyat al-nafs sebagai proses penyucian jiwa, tahdhib al- akhlaq sebagai pembentukan karakter, dan taqarrub ila Allah /sebagai orentasi tertinggi pendidikan" Ujar Yusuf Aman (12/8/2026)
Yusuf Aman kepada awak media mengungkapkan selama ini orang menggeluti kedekatan Tasawuf Itu dari ulama Timur Tengah, kami ingin mengangkat berapa tidak ulama ulama Indonesia/Nusantara bisa mengangkat nilai Tasawuf dalam pendidikan karena selama ini saya melihat ini yang bisa merubah adalah bagaimana memasuki pelajaran pendidikan Tasawuf dalam pendidikan formal dan non formal untuk memberikan secercah harapan perbaikan perbaikan. Kedepan agar bangsa Indonesia ini bisa mengcompen pendidikan umum dan pendidikan agama khususnya fah amalan, kalau ini mendapat tempat disekolah sekolah umum formal berlahai tapi pasti Indonesia akan lebih baik keadaannya dari pada sekarang.
" Diharapkan dari disertasi ini bahwa teori teori Tasawuf bisa menjadi bahan ajar di bidang keagamaan di Indonesia yaitu di pesantren dan di majlis taklim juga lebih mempengaruhi keberagaman yang kuat spiritualnya, intelektualnya dan imannya.
Untuk sekolah umum belum direkomendasikan, boleh juga untuk dikaji untuk masuk disekolah sekolah umum minimal dimensi dimensi awal bisa masuk di mereka kemudian alur alur keberagaman yang baik untuk profesi. " Jelas Kaprodi Program Doktor Universitas Islam Jakarta, Prof. Dr. Dede Risyada. M.A.
Sidang promosi Doktor Pendidikan Agama Islam yang berlangsung di Aula Bab Al-Rusydi Kampus UIJ, tim penguji yang terdiri dari 7 orang satu antaranya penguji eksternal Prof. Dr. Ahmad Thib Raya, Guru Besar Islam Jakarta, tim tersebut menyatakan Yusuf Aman dinyatakan lulus dengan pridekat Cumlaude dan merupakan lulusan doktor Pendidikan Agama Islam
ke - 95..



















