Senin | 23 Februari 2026 20:46:52 WIB
RAGAM INDONESIA
Inovasi Manajemen pembelajaran Pendidikan Agama Islam Mewujudkan Budaya Religius
RAKYATNASIONAL.COM,- Inovasi Manajemen pembelajaran Pendidikan Agama Islam Mewujudkan Budaya Religius Pada SMP di Jakarta
Penelitian yang dilakukan oleh promovendus untuk mendeskripsikan dan menganalisa inovasi Manajemen pembelajaran Pendidikan Agama Islam yang ditetapkan guru untuk mewujudkan budaya religius yang adaptif di SMPN 36 Jakarta. Selain itu untuk menerapkan pemberdayaan budaya religius di sekolah SMPN 36 Jakarta.
Dan menerapkan konsep inovasi Manajemen pembelajaran yang adaptif, perencanaan, pelaksanaan, pengorganisasian evaluasi dan refleksi dalam mewujudkan budaya religiusitas pada SMPN di Jakarta.
" Hasil penelitian adalah sebagai Contextual Novelty yang berdasarkan konsep manajemen pembelajaran PAI, dasar pemikiran religius dikembangkan dengan mengamalkan nilai-nilai Agama yang diyakini yang dilakukan sehari-hari pada kegiatan ekstrakurikuler. "
Jelas Promovendus Abdul Azis Afrizal.
Promovendus, menyimpulkan perencanaan yang dirancang sudah adaptif sehingga inovasi manajemen pembelajaran PAI dalam mewujudkan budaya religius di SMPN 36 sudah berjalan dengan baik.
Pengorganisasian pada pembelajaran yang dilaksanakan dalam upaya mengoptimalkan tentang faktor pendukung manejemen pembelajaran PAI di sekolah sehingga dapat mendukung pembentukan karakter peserta didik , dan peran pendukung seperti guru, kepala sekolah dan kultur sekolah.
Kaprodi program doktor Universitas Islam Jakarta.Prof.Dede Rosyada , tidak hanya melihat indikator pembelajaran dikelas tapi juga kegiatan luar kelas, dimana sekolah menuntut memastikan anak sholat berjamaah ashar, duha, ketika bermain diawasi guru PAI akan terkontrol dari perundungan dab sebagainya
Kemudian kegiatan mereka di rumah dikontrol dengan portofolio hal ini sangat menarik untuk dijelaskan.
" Disertasi sangat baik manajemen pembelajaran pendidikan agama Islam untuk sekolah menengah pertama berbasis nilai budaya didalamnya yang sifatnya budaya religiusitas yang berkaitan dengan ibadah dengan akhlaq , kurikulum, kalcer dan budaya juga yang berkaitan dengan nilai-nilai lingkungan " Ujar Rektor Universitas Islam Jakarta Prof. Raihan.
Dikatakan hal ini sangat baik bisa dilihat bagaimana dalam hal manejemen mulai dari perencanaan sampai pelaksanaan, sampai pada kurikulumnya juga didalamnya berbasis konsep digital tidak lagi secara manual semuanya dalam barkot dan secan yang bisa dinikmati oleh seluruh masyarakat terutama guru guru di SMP.
Sidang Promosi doktor Pendidikan Agama Islam UIJ yang berlangsung di Aula Masjid Bab Al Rosydi yang berlangsung Senin 23 Februari 2026.
Tim penguji yang terdiri dari 7 orang satu diantaranya penguji eksternal, Prof. Andriyani Guru besar Universitas Muhammadiyah menyatakan promovendus Abdul Azis Afrizal dinyatakan lulus sangat baik dan berhak menyandang gelar doktor Pendidikan Agama Islam.
Penelitian yang dilakukan oleh promovendus untuk mendeskripsikan dan menganalisa inovasi Manajemen pembelajaran Pendidikan Agama Islam yang ditetapkan guru untuk mewujudkan budaya religius yang adaptif di SMPN 36 Jakarta. Selain itu untuk menerapkan pemberdayaan budaya religius di sekolah SMPN 36 Jakarta.
Dan menerapkan konsep inovasi Manajemen pembelajaran yang adaptif, perencanaan, pelaksanaan, pengorganisasian evaluasi dan refleksi dalam mewujudkan budaya religiusitas pada SMPN di Jakarta.
" Hasil penelitian adalah sebagai Contextual Novelty yang berdasarkan konsep manajemen pembelajaran PAI, dasar pemikiran religius dikembangkan dengan mengamalkan nilai-nilai Agama yang diyakini yang dilakukan sehari-hari pada kegiatan ekstrakurikuler. "
Jelas Promovendus Abdul Azis Afrizal.
Promovendus, menyimpulkan perencanaan yang dirancang sudah adaptif sehingga inovasi manajemen pembelajaran PAI dalam mewujudkan budaya religius di SMPN 36 sudah berjalan dengan baik.
Pengorganisasian pada pembelajaran yang dilaksanakan dalam upaya mengoptimalkan tentang faktor pendukung manejemen pembelajaran PAI di sekolah sehingga dapat mendukung pembentukan karakter peserta didik , dan peran pendukung seperti guru, kepala sekolah dan kultur sekolah.
Kaprodi program doktor Universitas Islam Jakarta.Prof.Dede Rosyada , tidak hanya melihat indikator pembelajaran dikelas tapi juga kegiatan luar kelas, dimana sekolah menuntut memastikan anak sholat berjamaah ashar, duha, ketika bermain diawasi guru PAI akan terkontrol dari perundungan dab sebagainya
Kemudian kegiatan mereka di rumah dikontrol dengan portofolio hal ini sangat menarik untuk dijelaskan.
" Disertasi sangat baik manajemen pembelajaran pendidikan agama Islam untuk sekolah menengah pertama berbasis nilai budaya didalamnya yang sifatnya budaya religiusitas yang berkaitan dengan ibadah dengan akhlaq , kurikulum, kalcer dan budaya juga yang berkaitan dengan nilai-nilai lingkungan " Ujar Rektor Universitas Islam Jakarta Prof. Raihan.
Dikatakan hal ini sangat baik bisa dilihat bagaimana dalam hal manejemen mulai dari perencanaan sampai pelaksanaan, sampai pada kurikulumnya juga didalamnya berbasis konsep digital tidak lagi secara manual semuanya dalam barkot dan secan yang bisa dinikmati oleh seluruh masyarakat terutama guru guru di SMP.
Sidang Promosi doktor Pendidikan Agama Islam UIJ yang berlangsung di Aula Masjid Bab Al Rosydi yang berlangsung Senin 23 Februari 2026.
Tim penguji yang terdiri dari 7 orang satu diantaranya penguji eksternal, Prof. Andriyani Guru besar Universitas Muhammadiyah menyatakan promovendus Abdul Azis Afrizal dinyatakan lulus sangat baik dan berhak menyandang gelar doktor Pendidikan Agama Islam.



















