RAKYATNASIONAL.COM
FOLLOW BNC Like Like Like Like
Rabu | 03 Juli 2024 08:33:49 WIB

HUKUM

Sidang Putusan Ditunda, Kamarudin Simanjuntak SH Optimis Lily dan Keluarga Adalah Pemilik Sah

REDAKSI - RAKYATNASIONAL.COM
Sidang Putusan Ditunda, Kamarudin Simanjuntak SH Optimis Lily dan Keluarga Adalah Pemilik Sah
RAKYATNASIONAL.COM,- Sidang Putusan Ditunda, Kamarudin Simanjuntak SH Optimis Lily dan Keluarga Adalah Pemilik Sah sebagai ahli Waris

Dalam Sidang Gugatan Rumah di Komplek Perumahan Green Garden, Blok O4 Nmr 16 Jl Kebon Jeruk, Kedoya Jakarta Barat, yang seharusnya diputuskan di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Selasa 2 Juli 2024, namun ditunda seminggu lagi, pada 10 Juli 2024, telah membuat beberapa pihak bertanya-tanya, namun Penasehat hukum ibu Lily, yaitu Pengacara Kondang Kamarudin Simanjuntak SH optimis, kliennya Lily dan keluarga adalah pemilik Sah Rumah tinggal yang saat ini diberi plang Vihara oleh sekelompok orang di rumah milik almarhum orang tuanya.

Kamarudin SH melihat bahwa persidangan ini ditunda, mungkin karena masalah ini membutuhkan kesiapan yang yang lengkap, tapi saya berharap Ibu Lily dapat memenangkan perkara ini, karena ibu Lily dan keluarga tidak pernah melanggar sedikitpun hukum, karena kita juga ngerti hukum , Kita telah ikutin aturan yang ada, dan proses satu tahun setengah, prosesnya cukup pangjang. Sehingga kita berharap cepat selesai, ungkapnya.

Hal yang sama juga diungkapkan Ibu Lily dan Keluarga, bahwa pihaknya mengaku di Zolimi dalam perkara rumah orang tuanya ini, karena ada Pelanggaran hukum pemalsuan tanda tangan dilakukan pada tanggal 20 Mei 2013, dimana pada tanggal 19 sampai 25 Mei 2013 Ibu Amih Widjaja (orang tuanya) dirawat karena sakit, di Rumah Sakit Tangerang, tapi anehnya ada keterangan hibah di tulis tangan ditandatangani tanggal 20 Mei 2013 di Tanjung Duren, dengan bahasa hukum, berbahasa Indonesia yang baik, padahal ibunya dalam berbahasa Indonesia kurang jelas ejaannya, ini jelas-jelas ada pemalsuan tandatangan pengalihan hak.

Disamping itu Mobil atas nama Ibu Amih Widjaja yang seharusnya milik anaknya, namun saat ini juga digunakan oleh TS. Rumah tinggal yang beralih fungsi menjadi Vihara tersebut setelah di telusuri ke RT, RW hingga Kementerian Agama, ternyata tidak ada ijinnya, saat itu mobil pernah di ambil keluarga, namun direbut kembali oleh Yayasan. Untuk itulah selaku keluarga/anak-anak Almarhum Amih Widjaja telah mengajukan gugatan Perdata dan Pidana, untuk mencari keadilan, kami berharap rumah tersebut di kembalikan oleh keluarga almarhum. Dan bukan atas nama orang lain, yang memalsukan tanda tangan, harapnya.

Dalam kasus ini pihak keluarga juga menghadirkan seorang saksi, yaitu pak Andre yang sebelumnya dalah donator yayasan, namun setelah keluarga almarhum menjelaskan, beliau mengerti dan saat ini mereka mau bersaksi demi kebenaran, untuk itulah kami atas nama Keluarga Besar Amih Widjaja berharap pada putusan tanggal 10 Juli mendatang, Yang Mulia Majelis Hakim bisa memberikan putusan seadil-adilnya, dan kami keluarga Almarhum bisa tinggal kembali di rumah orang tua kami tersebut, ungkap ibu Lily didepan Wartawan. (Red).
News Update